SM 1 #Alpro 8 function
Cara Membuat Function dalam Bahasa Java
Berikut format dasar cara penulisan function dalam bahasa Java:
Keterangan :
Keyword static dipakai untuk membuat function yang tidak butuh instansiasi
object.
Keyword tipeDataKembalian bisa diisi dengan tipe data nilai yang
dikembalikan function. Tipe data ini sudah kita pelajari sebelumnya, seperti
int, double atau String. Jika function tidak mengembalikan nilai apapun,
tipeDataKembalian ditulis sebagai void. Sebuah function yang tidak
mengembalikan nilai kadang disebut juga sebagai procedure.
Penulisan namaFunction boleh bebas, namun kebiasaan programmer Java
adalah menulis dalam gaya camelCase. Contoh :cariNamaMahasiswa().
Setelah penulisan namaFunction, terdapat tanda kurung “ () ”. Nantinya
tanda kurung ini bisa diisi dengan function parameter
Isi dari function berada dalam tanda kurung kurawal yang bisa terdiri dari 1
sampai ribuan baris kode, tergantung kompleksitas aplikasi yang dibuat.
Variabel di Dalam Function
Fungsi dengan Parameter
Parameter adalah variabel yang menampung nilai untuk diproses di dalam fungsi.
Parameter berperan sebagai input untuk fungsi
Fungsi yang Mengembalikan Nilai
Setelah fungsi memproses data yang diinputkan melalui parameter, selanjutnya
fungsi harus mengembalikan nilai agar dapat diolah pada proses berikutnya.
Pemanggilan Fungsi di Fungsi Lain
Fungsi-fungsi dapat saling memanggil untuk memproses data.
Contoh, sebuah program Kalkulator Bangun Ruang memiliki fungsi-fungsi:
luasPersegi(), luasPersegiPanjang(), luasSegitiga(),
luasBalok(), luasKubus() dsb.
Fungsi-fungsi tersebut dapat saling membantu, contoh fungsi luasKubus()
membutuhkan fungsi luasPersegi().
Fungsi Static dan Non-Static
Pada contoh-contoh diatas, kita menggunakan kata kunci static sebelum membuat
fungsi. Kata kunci static akan membuat fungsi dapat dieksekusi langsung, tanpa
harus membuat instansiasi objek dari class
Variabel Global dan Variabel Lokal pada Java
Komentar
Posting Komentar