SM 2 # tugas 2 konsep PBO
Jelaskan pengertian paradigma dalam pendekaran ilmu
penetahuan dan pengertian menurut para ahli ?
Paradigma adalah cara orang melihat
diri mereka sendiri dan lingkungan yang akan mempengaruhi pemikiran (kognitif),
sikap (afektif), dan perilaku (konatif). Paradigma juga dapat berarti
seperangkat asumsi, konsep, nilai-nilai, dan praktik yang diterapkan dalam
memandang realitas dalam sebuah komunitas yang sama, khususnya, disiplin
intelektual
Paradigma nemurut para ahli :
- Menurut Robert
Friedrichs(1970)
Dasar pandangan disiplin pada apa materi pelajaran
yang harus dipelajari.
·
Menurut George Ritzer(1980)
Pandangan
mendasar ilmuwan tentang apa materi pelajaran harus dipelajari oleh cabang atau
disiplin, dan apa aturan yang harus diikuti dalam menafsirkan informasi yang
akan dikumpulkan informasi yang dikumpulkan dalam menanggapi isu-isu ini.
·
Menurut Harmon (dalam Moleong, 2004: 49)
Paradigma adalah cara mendasar untuk memahami, berpikir, menilai
dan melakukan yang berkaitan dengan sesuatu yang khusus tentang realitas.
- Menurut Bogdan
(dalam Mackenzie & Knipe, 2006)
Menyatakan bahwa paradigma adalah kumpulan longgar
sejumlah asumsi, konsep, atau proposisi logis terkait, yang mengarahkan cara
berpikir dan penelitian.
- Menurut Biklen
Paradigma adalah kumpulan longgar sejumlah asumsi,
konsep, atau proposisi logis terkait, yang mengarahkan cara berpikir dan
penelitian.
- Menurut Baker
(dalam Moleong, 2004: 49)
Paradigma sebagai seperangkat aturan yang (1)
menetapkan atau mendefinisikan batas-batas; dan (2) menjelaskan bagaimana
sesuatu harus dilakukan dalam batas-batas itu untuk berhasil.
- Cohenn (dalam
Mackenzie & Knipe, 2006)
Membatasi paradigma sebagai studi filosofis
pelaksanaan tujuan atau motif.
https://www.gurupendidikan.co.id/paradigma/
apa yang
dimaksud paradigma dalam dunia pemarograman ?
Paradigma Pemrograman adalah suatu gaya, teknik, atau cara
penulisan suatu program. Kita juga dapat mengatakan paradigma pemrograman
adalah berbagai pendekatan untuk memecahkan suatu masalah. Dan adalah mungkin
untuk memecahkan masalah yang sama dengan menggunakan paradigma yang berbeda,
seperti halnya terdapat beberapa rute untuk mencapai dari satu desa ke desa
lainnya. Namun, jenis masalah tertentu lebih cocok secara alami dengan
paradigma tertentu.
https://blog.devhoz.com/pegertian-serta-macam-macam-paradigma-pemrograman/
Jelaskan 3
macam paradigma (terstruktur, modular dan berorientasi objek ), jelaskan pengertian
beserta contoh implementasinya ?
Paradigma pemrograman berorientasi objek
Sesuai dengan namanya,
pemrograman ini menyelesaikan suatu masalah yang ada dengan berorientasi kepada
objek karena seluruh data serta fungsi yang ada di dalamnya dikemas dalam suatu
kelas atau objek-objek yang terpisah ke beberapa bagian tertentu.
Hal ini sangat berbeda dengan
pemrograman prosedural atau iteratif yang sudah dijelaskan sebelumnya karena
setiap objek yang ada dapat menerima pesan yang dikirim, memproses data yang
ada, serta mengirimkan pesan ke objek lainnya tanpa harus melakukannya secara
berurut karena dapat dilakukan sekaligus dalam satu waktu.
Ciri:
·
unit abstraksi: class/object
Contoh Bahasa pemrograman: C++, Java, Smalltalk, PHP
Paradigma pemrograman Terstruktur
merupakan suatu
proses untuk mengimplementasikan urutan langkah penyelesaian suatu masalah
dalam bentuk program dan merupakan suatu aktifitas pemrograman yang dilakukan
dengan memperhatikan setiap urutan dari setiap langkah perintah yang dikerjakan
secara sistematis, logis, dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan
dapat dengan mudah dipahami. Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah Jika
suatu proses telah sampai pada suatu titik ataupun langkah tertentu, maka
proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah sebelumnya ataupun kembali
ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah - langkah untuk proses pengulangan
atau berulang (Loop)
Contoh Bahasa pemrograman: C, pascal,
delphi, basica
Sebutkan
istilah istilah penting dalam paradigma pemrograman ber orientasi objek
?
Inheritance
merupakan proses pewarisan atau penurunan data (property) atau
method dari satu kelas ke kelas yang lain.
Konsep inheritan ini digunakan
untuk memanfaatkan fitur “code reuse” (penggunaan kembali suatu kode) untuk
menghindari duplikasi kode program. Kelas yang mewariskan data atau method
dinamakan class induk/super class, sedangkan kelas yang menerima
pnurunan/warisan data atau method dinamakan sub class/child class.
Polimorfisme
Kata polimorfisme yang berarti satu objek dengan banyak bentuk
yang berbeda, adalah konsep sederhana dalam bahasa pemrograman berorientasi
objek yang berarti kemampuan dari suatu variabel referensi objek untuk memiliki
aksi berbeda bila method yang sama dipanggil, dimana aksi method tergantung
dari tipe objeknya.
Sering dikaitkan dengan
penggunaan lebih dari satu metode dengan nama sama. Penggunaan metode dengan
nama sama dapat diterapkan dengan method overloading dan method overriding.
Peran Polimorfisme sebenarnya tidak terbatas hanya pada hal tersebut. Ada
keterkaitan antara Polimorfisme dan inheritance (turunan).
Sebagai contoh, ada kelas A yang
diturunkan menjadi kelas B,C, dan D. Dengan konsep Polimorfisme, anda dapat
menjalankan method – method yang terdapat pada kelas B,C, dan D hanya dari
objek yang diinstansiasi dengan kelas A. Polimorfisme memungkinkan anda
mengenali kesamaam diantara kelas yang berbeda.
Enkapsulasi
Enkapsulasi merupakan suatu cara membungkus data dan method yang
menyusun suatu class sehingga class dapat dipandang sebagai suatu interface.
Proses enkapsulasi memudahkan
kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu class, karena kita tidak
perlu mengetahui segala hal secara rinci apa yang ada dalam class tersebut dan
kita tidak perlu mengetahui bagaimana bagian- bagian dalam class tersebut
bekerja.
Enkapsulasi menekankan pada
antarmuka suatu class, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan
objek class tertentu.
Dua hal yang
mendasar dalam enkapsulasi yakni :
a. Information hiding
Kita dapat menyembunyikan informasi dari suatu class sehingga
anggota class tersebut tidak dapat diakses dari luar, caranya adalah hanya
dengan memberikan akses kontrol 'private' ketika mendeklarasikan atribut atau
method.
Contoh dalam program: Belajar.Java class belajar{ public String
x =”Pintar”; private String y = “Java”; }
b.
Interface to access data
Melakukan perubahan terhadap
atribut yang kita sembunyikan dengan membuat suatu interface berupa method
untuk menginisialisasi atau merubah nilai dari suatu atribut tersebut
|
Pemrograman Terstruktur |
Pemrograman Berorientasi Objek |
|
Memecah program dalam fungsi dan data |
Menggabungkan fungsi dan data dalam kelas –
kelas atau objek - objek |
|
Memiliki ciri Sequence (berurutan), Selection
(pemilihan) dan Repetition (perulangan) |
Memiliki ciri Encapsulation (pengemasan),
Inheritance (penurunan sifat) dan Polymorphism (perbedaan bentuk dan
perilaku) |
|
Struktur program rumit karena berupa urutan
proses dan fungsi-fungsi |
Struktur program ringkas, cukup dengan membuat
Objek dan class lalu bekerja berdasarkan object dan class tersebut. |
|
Re-use kode program kurang |
Kode program sangat re-usable. object dan class
dapat digunakan berkali-kali, sehingga dapat menghemat space memori. |
|
Efektif digunakan untuk menyelesaikan masalah
kecil dan tidak cocok untuk menyelesaikkan masalah yang rumit, karena
nantinya akan kesulitan menemukan solusi permasalahan ketika terjadi error |
Efektif digunakan untuk menyelesaikan masalah
besar, karena OOP terdiri dari class-class yang memisahkan setiap kode
program menjadi kelompok - kelompok kecil, sesuai dengan fungsinya |
|
Mudah diawal, namun kompleks diproses selanjutnya |
Sulit diawal (karena harus membuat class) namun
selanjutnya akan terasa mudah dan cepat |
|
Eksekusi lebih lambat karena setiap perintah
dikerjakan berurutan |
Eksekusi lebih cepat karena dieksekusi bersamaan,
program hanya mengatur Objek, properties dan method-nya saja |
Komentar
Posting Komentar